5 Tips Tetap Fokus saat Kerja di Rumah

5 Tips Tetap Fokus saat Kerja di Rumah

Kerja di era modern seperti sekarang bukan melulu soal kantor, masuk pagi-pulang sore. Bisa dibilang semua tentang kerja sekarang lebih fleksibel.

Seiring perkembangan teknologi, rutinitas kerja pun berubah. Perlahan tapi pasti, kerja dari pukul 9 pagi hingga 5 sore pun akan bergeser—bahkan hilang. 

Generasi yang kita sebut milenial kini lebih memilih untuk bekerja di luar kantor, yakni di tempat yang menurut mereka nyaman.

Salah satu tempat yang dipilih adalah rumah. Selain tak perlu beranjak ke luar, suasana rumah cukup nyaman.

Masalahnya, tak semua orang yang bekerja di rumah bisa tetap fokus. Tak jarang perhatian mereka teralihkan oleh hal-hal sepele, sehingga kerja kurang produktif.

Nah, bagaimana agar menjaga fokus meskipun kerja dari rumah?

1. Siapkan hati dan pikiran

Entah bagaimana caranya, saat masuk lingkungan kantor, kita selalu siap untuk bekerja. Situasinya berbanding terbalik saat kita bekerja dari jarak jauh, sebut saja rumah. 

Setidaknya kita perlu waktu untuk mengatur mood  dan memulai pekerjaan. Apalagi bila terlintas pikiran ingin melakukan hal lain.

Nah, agar pikiran dan hati siap bekerja, kita bisa mencoba untuk memulai hari dengan mengucap syukur karena bisa memulai pagi dengan sehat dan bekerja mendapatkan penghasilan.

Pastikan juga untuk tidak memiliki pikiran semacam, “Aku harap tidak harus bekerja”.

Jangan lupa berolahraga untuk meningkatkan endorfin, kemudian sarapan pagi, menenangkan pikiran dengan meditasi atau berdoa.

Rasa syukur itu membantu mengurangi risiko  kehilangan motivasi dan semangat untuk bekerja.

2. Tetapkan jadwal

Kerja di luar rumah membuat waktu menjadi tak terbatas. Tanpa disadari, waktu bisa berjalan dengan cepat. Kalau tidak pandai mengatur, kita akan kewalahan dengan pekerjaan karena waktu tak terbatas. 

Karena itu, kita perlu mengatur jadwal kerja sebaik mungkin. Misalnya apakah akan bekerja delapan jam terus menerus, atau membagi dalam beberapa waktu. 

Bila sudah memilih, pastikan untuk berkomitmen menyelesaikan pekerjaan di waktu yang sudah dipilih. 

Agar tidak terganggu, jangan pilih jam kerja saat waktu tidur, karena rasa kantuk akan menjadi halangan terberat.

Misalnya, waktu produktif di pagi hari, maka pilih pagi. Sebaliknya, bila produktif di malam hari, maka pilih jam kerja saat malam. 

3. Hilangkan gangguan 

Notifikasi dari media sosial atau aplikasi pesan singkat merupakan gangguan terberat untuk orang-orang yang bekerja jarak jauh. Karena itu, penting untuk mematikan sementara waktu perangkat komunikasi.

Kalau tak bisa, coba atur jadwal, kapan harus melihat notifikasi dan mematikannya. 

Bila memungkinkan, matikan televisi, kompor, mesin cuci, bahkan internet jika kamu tidak bekerja menggunakan internet.

Melepaskan gangguan yang tidak perlu akan memungkinkan kita tetap fokus dan produktif saat bekerja dari jarak jauh.

4. Pilih musik yang tepat

Memang, mood bekerja dari jarak jauh dapat dipengaruhi beberapa hal seperti acara televisi, cuaca, bahkan menu sarapan pagi.

Tapi, faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah pemilihan musik untuk menjadi latar selama kita bekerja. 

Sebab tak lagi dipungkiri musik dapat memengaruhi mood untuk kerja. 

Karena itu, pastikan untuk memilih musik yang bernada bahagia dan membangkitkan semangat.

5. Atur waktu untuk keluarga dan teman

Saat kerja di rumah, kemungkinan berinteraksi dengan keluarga atau pun teman cukup besar. Terkadang, kalau tak pandai atur waktu, kita seringkali terganggu dengan kewajiban rumah. Atau, keluarga yang tiba-tiba perlu bantuan karena satu dan lain hal.

Nah, coba atur waktu kapan harus menyelesaikan pekerjaan dan kewajiban di rumah. Beritahu jadwal tersebut ke keluarga agar mengetahui saat kita berada di jam kerja tak bisa diganggu.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar